Terungkap, Selama Ini Pengerjaan Proyek Infrastruktur Tak Libatkan Anak Medan


WOL Photo

ZONA, Waspada. co. id – Juru Bicara Fraksi Kelompok Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPRD Kota Medan, Syaiful Ramadhan, dalam Konvensi Paripurna Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi Pada Ranperda R-APBD Tahun Anggaran 2021, mengingatkan pengerjaan proyek infrastruktur di Kota Medan pada tahun 2021 harus melibatkan anak-anak Medan.

Desakan ini disampaikannya menunjuk pada keprihatinan banyak proyek infrastruktur di Kota Medan dikerjakan pekerja dari luar Medan. Di mana hingga hari ini angkatan kegiatan di Kota Medan masih betul tinggi.

“Besarnya anggaran infrastruktur di Kota Medan seharusnya memberi efek positif terhadap perekonomian dan daya beli masyarakat. Pembangunan infrastruktur yang ada di Praja Medan dapat melibatkan masyarakat praja Medan, ” ungkapnya, Selasa (3/11) kemarin.

Anggota Persen IV DPRD Medan menambahkan, pihaknya meminta proyek infrastruktur di Medan harus sepenuhnya melibatkan anak Daerah.

“Angkatan kerja Tanah air Medan masih tinggi, mengindikasikan kalau proyek-proyek infrastruktur masih dikerjakan sebab pekerja dari luar Kota Daerah. Sementara masyarakat Kota Medan sedang banyak yang belum bekerja. Buat anggaran tahun 2021 kami minta pemerintah Kota Medan membuat kebijaksanaan setiap proyek infrastruktur yang tersedia di Kota Medan harus mempekerjakan masyarakat Medan. Karena memang seharusnya pemerintah Kota Medan menyediakan lapangan pekerjaan bagi warga Medan, lengah satunya melalui proyek-proyek infrastruktur yang ada, ” tegasnya.

Syaiful juga mengenai besarnya APBD Kota Medan dalam 2021 mendatang dan diharapkan anggaran tersebut, benar-benar dinikmati warga Medan.

“Postur R-APBD Praja Medan tahun anggaran 2021 dalam mana pendapatan daerah sebesar Rp5, 15 triliun naik 8, 81 persen dibanding tahun 2020. Sementara belanja daerah sebesar Rp5, 30 triliun lebih dan pembiayaan netto sebesar Rp150 miliar. Dengan target PAD sebesar Rp2, 1 triliun lebih, kita sangat mengharapkan taksiran ini bisa dinikmati warga Daerah, ” pungkasnya. (wol/mrz/d2)

Editor: SASTROY BANGUN