Suruhan Narkoba Antar Daerah Disidang Urusan Sabu 1 Kg


WOL Photo

MEDAN, Waspada. co. id – Heru Darma Alias Heru (29) terancam hukuman mati. Pasalnya, pria tamatan SMK ini didakwa urusan kepemilikan narkotika jenis sabu seberat 1 kg.

Di dalam sidang yang berlangsung secara teleconference (online), Jaksa Penuntut Umum (JPU) Uliana Tarihoran, mengatakan bahwa awak Dusun Pondok Kelapa, Desa Selayang, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat itu ditangkap saat ingin mengantar sabu dari Rantau Prapat menuju Langkat.

“Awalnya pihak petugas dari Polda Sumut mendapat bahan dari masyarakat, bahwa ada seorang laki-laki yang membawa narkotika macam sabu dengan mengendarai Mobil Toyota Kijang Inova dan akan melintas di Jalan KL Yos Sudarso/ Simpang Beo Kota Tebing Agung, ” ucap Jaksa di hadapan Majelis Hakim yang diketuai Deson Togatorop di Ruang Cakra IX, Selasa (24/11).

Jaksa melanjutkan, setelah melakukan pengintaian pihak polisi melihat mobil dengan ciri-ciri yang diberikan melintas dan melangsungkan penghentian terhadap mobil yang dikemudikan oleh terdakwa. Kemudian polisi melakukan pemeriksaan terhadap pakaian, badan mengikuti barang bawaan miliknya.

“Alhasil, ditemukan dari terdakwa bukti berupa 1 bungkus kemasan teh cina warna hijau merk Qing Shan yang didalamnya narkotika jenis sabu setelah ditimbang seberat 1 kg yang diletakkan pada amben mobil dengan posisi di kecil kemudian terdakwa mengakui bahwasanya punya Doni (DPO), ” tuturnya.

Dari pengesahan terdakwa, lanjut Jaksa, dirinya menuju Rantau Prapat untuk menjemput mobil dan Doni memberikan uang senilai Rp500 ribu kepada terdakwa untuk biaya angkutan bus sejak Kecamatan Selesai menuju Rantau Prapat. Kemudian sesampainya terdakwa Rantau Prapat saat itu dihubungi oleh seseorang yang bernama Nangin (DPO).

Lebih lanjut, terdakwa Heru akan ada mendapat upah sebesar Rp5 juta dari Doni (DPO) apabila berhasil membawa, narkotika macam sabu tersebut dari Rantau Prapat menuju Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat.

“Perbuatan terdakwa sebagimana diatur dan diancam Pidana Bab 114 Ayat 2 atau Pencetus 112 ayat 2 UU RI No. 35 tahun 2009 mengenai Narkotik, ” pungkas Jaksa. (wol/ryan/d2)

Editor: SASTROY BANGUN