Sudah Memilih, Ketua DPRD Medan Puji Panitia TPS 13 Karena Terapkan Prokes


WOL Photo

MEDAN, Waspada. co. id – Ketua DPRD Medan Hasyim SE, ditemani isteri Linda Hasyim beserta kedua anaknya Jesslyn Wijaya serta Richard Wijaya, memberikan hak suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 13 pada Jalan Meranti, Kelurahan Sekip Kecamatan Medan Petisah, tepatnya di kaca Vihara Amitayus (Mi Tho She), Rabu (9/12).

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Kawasan itu langsung disambut petugas TPS dengan memeriksa suhu tubuhnya menggunakan thermogun, mencuci tangan, dan diberi sarung tangan plastik sebelum mendaftar.

Di TPS itu Daftar Pemilih Tetap (DPT) berjumlah 287 orang, Hasyim menyerahkan tulisan undangan dan menerima kertas bahana. Setelah mencoblos di bilik perkataan, Hasyim dan istri kemudian memurukkan kertas suara ke kotak yang sudah disediakan panitia. Setelah tersebut keduanya mendapatkan tanda sudah menunjuk dengan tinta di jari kelingking masing-masing.

Usai memastikan, Hasyim yang diwawancarai sejumlah badan media berharap Pilkada Kota Daerah yang hari ini dilaksanakan mampu berjalan lancar dan kondusif. Seluruh warga yang memiliki hak seleksi, diharapkan datang ke TPS buat menyalurkan suaranya memilih kepala kawasan Kota Medan periode mendatang.

Dalam kesempatan itu, politisi PDI Perjuangan itu memuji badan yang sudah mempersiapkan semua perkakas pemilihan hari itu. Disebutkannya, persiapan panitia sudah sangat bagus karena tempatnya rapi, pemilih diatur jaraknya, sudah sesuai aturan protokol kesehatan (Prokes) dan juga mempersiapkan sekat suara untuk warga yang memiliki suhu di atas 37 nilai Celcius.

Untuk itu, Hasyim mengajak seluruh warga untuk datang ke TPS karena semua sudah dipersiapkan secara baik, terutama prokes agar lokasi itu tidak menjadi klaster mutakhir pandemi Covid-19.

“Saya berharap partisipasi pemilih bisa maksimal, ini perlu karena akan menentukan pemimpin Kota Medan periode kelak, ” sebutnya seraya menambahkan keluarganya hari itu datang dengan 4 orang, namun hanya 3 yang memilih karena 1 anaknya Richard Wijaya belum memiliki hak pilih. (wol/mrz/d2)

Editor: SASTROY BANGUN