Proton Bakal Jualan Lagi di Indonesia, Kapan?

Waspada.co.id – Merek mobil asal Malaysia, Proton, dikabarkan ingin kembali ke Indonesia dan Thailand. Sejak tahun lalu Proton diketahui sudah diminta induk perusahaannya, Geely, untuk fokus di kedua pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara itu.

Menurut pemberitaan paultan.org pada Rabu (16/6), Proton mengkonfirmasi akan memulai lagi impor mobil dari Indonesia dan Thailand ‘dalam waktu dekat’, namun tak dijelaskan detailnya.

Direktur penjualan internasional Proton, Steven Xu, menjelaskan perusahaan mesti mengambil peran besar di kedua negara jika ingin mencapai target merek terlaris nomor urut tiga di Asia Tenggara.

“Sebagai pasar terbesar di regional, keduanya menawarkan potensi volume, tapi level kompetisi juga sangat tinggi. Di kedua negara, kami telah sibuk merekrut rekanan untuk membangun jaringan untuk memastikan bisnis yang tersedia dan dalam waktu dekat, target kami kembali ke Thailand pada 2022,” kata Xu.

Xu tak bilang tahun berapa Proton ditargetkan kembali berbisnis jual mobil baru di Indonesia.

Proton Edar Indonesia, distributor Proton di Tanah Air, terakhir kali meluncurkan Iriz pada Februari 2017 di Indonesia, setelah itu merek yang sahamnya dibeli Geely pada 2018 itu tak punya aktivitas pemasaran signifikan.

Pada 2019 Xu pernah bilang Proton tidak akan meninggalkan Indonesia. Dia mengatakan pihaknya sedang membahas penunjukan distributor baru.

“Sebagai pasar otomotif terbesar di kawasan ASEAN, Indonesia sangat penting bagi pertumbuhan penjualan Proton di masa depan. Perubahan bisnis kami di negara ini (Malaysia) tidak mengubah niat kami untuk mengekspor berbagai kendaraan baru kami, seperti Proton X70, dalam waktu dekat,” kata Xu dalam keterangan resmi pada 2019. (cnnindonesia/d2)