Politikus PKB Ini Tak Setuju Kekangan Mudik, Ini Alasannya


Anggota Komisi V Fraksi PKB, Dedi Wahidi (Ist)

JAKARTA, Waspada. co. id – Pemerintah telah mengeluarkan larangan mudik untuk mencegah penyebaran virus Corona. Anggota Komisi V Fraksi PKB, Dedi Wahidi tidak akur dengan kebijakan tersebut. Menurutnya, sebagian besar perantau tidak punya panti saat mengadu nasib di Jakarta.

“Menurut saya tanpa dilarang mudik, karena kalau dilarang itu tidak mungkin. Mereka merantau ke Jakarta untuk kerja, disuruh tinggal di rumah mereka tidak punya rumah, ” kata Dedi saat Komisi V raker maya dengan pemerintah, Selasa (21/4).

“Mereka ngontrak, kadang utama rumah untuk banyak orang. Mereka di Jakarta nganggur, pasti itu pulang apalagi menjelang lebaran, ” sambungnya.

Dia mengusulkan, para perantau yang mau mudik harus melapor ke kelurahan setempat. Kemudian, yang bersangkutan dites mematok dinyatakan sehat dan negatif Covid-19.

“Dengan begitu juga, yang terpapar makin terjaring. Daripada mereka bolos pulang.
Dalam daerah saya di indramayu sekadar sudah puluhan ribu yang pulang. Mereka pulang membawa sudah terkena virus, ” ucapnya.

“Dari itu saya usul, biar dilegalkan saja mereka boleh pegangan, sekali lagi mereka itu di Jakarta untuk cari kerja, untuk keluarganya di rumah, ” tutup Dedi. (merdeka/ags/data3)