PNS Sujud Syukur Gaji ke-13 Tenang Besok di Tengah Covid-19


Ilustrasi (WOL Photo)

agregasi

JAKARTA, Waspada. co. id – Negeri memastikan pencairan gaji ke-13 Aparat Sipil (PNS) akan dilakukan Senin 10 Agustus 2020 atau belakang hari. Hal ini menjadi informasi gembira bagi para PNS menetapi gaji ke-13 sudah sangat ditunggu.

Seperti salah seorang PNS dari Kejaksaan bernama Henri Tatan Sunandar berusia 25 tahun. Dirinya mengaku sangat bersyukur sebab gaji ke-13 bisa cair apalagi dirinya tinggal di perantauan.

Ditambah lagi, saat tersebut situasinya sedang tidak kondusif akibat pandemi virus corona. Di mana, hampir semua sektor atau makin beberapa masyarakat mengalami kesusahan, dirinya masih mendapatkan bonus berupa upah ketiga belas.

Menurutnya, adanya pandemi virus corona menyusun pengeluaran juga membengkak. Karena ada kebutuhan tambahan yang harus dipenuhi seperti hand sanitizer, masker, maka vitamin.

“Buat saya yang di perantauan dan juga terkena dampak dari Covid-19 yang posisi pengeluaran yang masih mampu ditanggulangi gaji bulanan, Alhamdulilah jika (Senin) gaji 13 bisa berhenti, ” ujarnya saat dihubungi Okezone, Minggu (9/8/2020).
Mengenai besarannya, Henri mengaku tak mempermasalahkan. Meskipun ada beberapa komponen yang harus dipotong dan berbeda dari lazimnya, namun dirinya tetap bersyukur.

Advertisement

“Kalau masalah atau enggaknya sih relatif, mungkin lebih memastikan bersyukur zaman pandemi kaya gini dengan pengeluaran negara yang benar sangat besar masih dapat perolehan 13 dan yang penting seluruh rata mendapat gaji 13 dengan komponen THR kemarin, ” katanya.

Sama seperti Henri, PNS Kementerian Hukum dan PEDOMAN Ardhi berusia 28 tahun pula mengaku bersyukur masih diberikan honorarium ke-13. Padahal secara pribadi dirinya memang sudah tidak terlalu meminta gaji ke-13 akan cair memikirkan kondisi yang sedang tidak jelas akibat pandemi.

“Beruntung banget di tengah pandemi gini masih ada gaji 13. Nyata di awal sudah enggak berharap ada bonus semacam ini, ” jelasnya.

Ardhi selalu mengaku tidak masalah jika bagian tunjangan kinerja ditiadakan dalam honorarium 13. Karena pemerintah juga cukup berusaha untuk menangani virus corona dengan cara mengalokasikan sebagian gede anggaranya ke pos penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi.

“Tidak masalah sama sekali, nanti kalau kondisi sudah normal sungguh diharapkan gaji 13 juga memasukan komponen tunjangan kinerja lagi, ” jelasnya.
Lalu PNS Kementerian Hukum dan HAM lainnya bernama Intan berusia 25 tahun juga mengaku bersyukur masih dapat gaji ke-13. Sebenarnya, dirinya tidak mempermasalahkan waktu pencairan gaji ke-13

“Iya enggak apa-apa, bersetuju cair Desember juga terjma-terima aja. Gaji 13 kan sifatnya tambahan, ” ucapnya.

Intan juga mengaku tidak masalah kalau besaran gaji ke-13 ini agak sedikit berbeda. Mengingat situasi juga sedang sulit karena adanya pandemi virus corona.

“Enggak masalah, sudah bersyukur masih tersedia anggaran yang bisa dialokasikan untuk gaji 13, apalagi lagi pandemi gini, wajar banget kalau tersedia pengurangan besaran gaji 13 yang diterima para ASN, ” kata Intan.