Personel Non-PNS juga Dapat THR dan Gaji ke-13, Tersebut Syaratnya

JAKARTA, Waspada. co. id – Kementerian Keuangan mengatakan pegawai non-PNS yang bertugas di dunia instansi pemerintah akan mendapatkan tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13. Tersebut juga berlaku bagi mereka yang belum bekerja selama satu tahun.

Hal ini seperti dengan tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 42/PMK. 05/2021 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pemberian THR & Gaji ke-13 Kepada Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Purna bakti, dan Penerima Tunjangan Tahun 2021 yang Bersumber lantaran Anggaran Pendapatan dan Bayaran Negara (APBN).

Dalam Pasal 4 Ayat 1 dijelaskan bahwa pegawai non-PNS kudu memenuhi beberapa syarat untuk mendapatkan THR dan gaji ke-13.

Kaum syarat tersebut, seperti warga negara Indonesia (WNI), telah bekerja selama 1 tahun ketika peraturan presiden (pp) mengenai kebijakan THR & gaji ke-13 terbit, dan pendanaan belanja pegawainya dibebankan kepada anggaran pendapatan serta belanja negara (APBN).

Kemudian, pegawai non-PNS telah diangkat oleh penguasa yang memiliki kewenangan dan/atau telah menandatangani perjanjian kegiatan sesuai dengan ketentuan sistem perundang-undangan.

Tatkala, bagi pegawai non-PNS dengan belum bekerja selama satu tahun bisa mendapatkan THR dan gaji ke-13 asalkan telah menandatangani perjanjian kegiatan dengan pejabat yang memiliki kewenangan sesuai ketentuan sistem perundang-undangan. Dalam perjanjian kerja juga dituliskan mereka mempunyai menerima THR dan upah ke-13.

Syarat lainnya adalah pegawai non-PNS itu telah ditetapkan menyambut THR dan gaji ke-13 oleh pejabat pembina kepegawaian dalam surat keputusan pengangkatannya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Lalu, lembaga non struktural yang pimpinan, anggota, dan pegawai non-PNS yang diberikan THR serta gaji ke-13 ditetapkan sebab menteri yang menyelenggarakan kesibukan pemerintahan di bidang pendayagunaan aparatur negara dan pembaruan birokrasi.

Pemerintah akan mencairkan THR berangkat h-10 sampai h-5 Lebaran. Pencairan akan dilakukan dengan bertahap.

Sementara, gaji ke-13 akan dicairkan pada Juni 2021 kelak. Pembayaran gaji ke-13 dikerjakan jelang tahun ajaran perdana anak sekolah. (wol/cnnindonesia/ari/p1)