Penertiban Bangunan Liar Ricuh, Pemilik Warung Tantang Petugas Nyaris Dimassa

MEDAN, Waspada.co.id – Penertiban bangunan liar di Taman Griya Martubung, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, nyaris ricuh. Pasalnya, seorang warga keberatan bangunannya dibongkar oleh petugas gabungan.

“Kami tahu ini tanah pemerintah. Tapi jangan kalian tebang pilih membongkar, di sana banyak juga bangunan liar, kenapa kalian tidak membongkarnya,” ucap Reynold Manullang kepada petugas, Selasa (22/6).

Pria yang juga menjabat Ketua Forum Batak Intelektual (FBI) Kecamatan Medan Labuhan ini tetap menolak bangunan yang dijadikannya markas organisasi. Ia meminta agar bangunan tersebut tidak dibongkar.

“Coba bapak lihat, ada berapa kantor ormas yang berdiri. Kenapa tidak kalian bongkar, jadi jangan coba-coba kalian bongkar,” tantang Reynold kepada petugas.

Petugas yang kesal, mencoba menenangkan pria tersebut. Petugas meminta agar tidak menghalangi pembongkaran yang akan dilakukan.

“Selama ini, kami sudah menyurati untuk bongkar sendiri. Tapi sampai saat ini tidak dibongkar. Makanya, hari ini kami bongkar,” jelas petugas kepada pria yang keberatan.

Setelah mendengar penjelasan dari petugas, Reynold malah menantang petugas. Ia tetap menolak bangunan itu dibongkar.

“Kalau kalian berani ganggu. Kalian juga harus berani membongkar yang lain. Nanti kalian saya tuntut untuk membongkar bangunan ormas yang salah,” tantang pria itu saat dijelaskan oleh petugas.

Ternyata, pria tersebut tetap berkeras menolak untuk dibongkar. Ia kembali menantang petugas dengan ucapan keras. Suasana pun memanas, Ketua FBI Medan Labuhan itu ditenangkan.

Tiba-tiba ucapan dari pria itu menyinggung petugas yang melakukan pembongkaran. Akibatnya, pria memakai topi hitam itu nyaris diamuk petugas yang emosi. Suasana dapat ditenangkan, pria itu diamankan dibawa keluar.

“Jangan kau ngancam petugas. Keluar kau, mau buat rusuh pula kau. Kami di sini jalani tugas, jangan kau halangi kami tugas, keluarkan aja dia,” teriak sejumlah petugas ke arah pria itu.

Akhirnya, pria itu diamankan keluar dari warung agar terhindar amukan emosi petugas. Bangunan yang sempat dihalangi untuk dibongkar, langsung ditertibkan oleh petugas meratakan bangunan tersebut dengan tanah. (wol/ril/d2)

Editor AGUS UTAMA