Musa Rajekshah: Almarhum Berkata Umur dan Ilmu Untuk Semua Makhluk

MEDAN, Waspada. co. id – Kabar meninggalnya aktivis Sumatera Utara H Anif (Musannif) bin Gulrang Shah telah banyak menimbulkan jarang mendalam bagi sejumlah kalangan masyarakat. Terlihat banyak partner, kerabat serta orang-orang dengan mengenal sosok almarhum yang ingin turut serta melakukan fardu kifayah hingga pemakaman Rabu (25/8).

Begitu juga dengan pengamalan tahlil dan tahtim di dalam malam pertama yang digelar atas meninggalnya H Anif yang juga ayahanda Pengantara Gubernur Sumut (Wagubsu) Musa Rajekshah juga ramai dihadiri.

Pihak tanggungan sendiri menggelar tahlilan tersebut di tiga tempat terisolasi pada waktu bersamaan, yakni di Masjid Al Musannif Cemara Asri, Masjid Silalas Jalan Sei Deli, & rumah duka almarhum pada Jalan Tembakau Deli Medan. Selain itu, kegiatan diikuti berbagai kalangan secara maya dari berbagai daerah kabupaten/kota.

Dalam kesempatan ini, Wagubsu memilih buat menghadiri tahlilan malam prima ayahnya di Masjid Al Musannif ditemani pamannya, Kodrat Shah. Masjid Al Musannif sendiri merupakan lokasi pemakaman H Anif yang sebelumnya dibangun oleh almarhum.

Sebagai anak, Musa Rajekshah mengucapkan ribuan apresiasi atas kesediaan waktu pakar takziah yang datang masa fardu kifayah hingga tahlilan. Diakui, meninggalnya ayahandanya sedang seperti mimpi.

“ Saat almarhum sakit sekitar tiga minggu berserakan, saya bersama kakak & adik bahkan sampai tadi malam masih tidur dalam kamar almarhum, ini agaknya seperti mimpi. Tapi itu semua sudah ketentuan Tuhan SWT, ” ucapnya.

Musa Rajekshah, dekat disapa Ijeck, menceritakan almarhumah tidak pernah mengeluhkan sakitnya, walaupun secara fisik anak-anaknya menyadari sakitnya. Meski di keadaan sakit, almarhum selalu menyatakan agar menyiapkan sasaran kepada siapapun yang sampai.

“ Kepada saya juga, walaupun pantas sakit, beliau juga tetap menanyakan apakah sudah asas, ” kenangnya.

Ijeck menuturkan sampai hembusan napas terakhir, H Anif berpesan kepada anak-anaknya supaya terus akur. Almarhum serupa menyatakan apa yang dicarinya selama ini bukan untuk dirinya, tetapi semua anak cucunya.

“ Banyak hal yang ana dapatkan dari almarhum. Beliau juga berkata bahwasanya sempurna dan ilmu bukan cuma untuk diri sendiri & keluarga saja, tetapi untuk semua makhluk, ” ucapnya.

Musa Rajekshah juga kembali menyatakan niatnya mewujudkan cita-cita almarhum untuk membangun 99 masjid serta pesantren. Khusus pesantren, H Anif memiliki keinginan tahu anak-anak mempunyai ilmu pegangan dan ilmu dunia untuk bekal masa depan.

Sementara itu, Kodrat Shah meminta agar almarhumah terus diberikan doa. Pada anak dan cucu, dirinya meminta agar mengikhlaskan kepergian almarhum.

“ Kita doakan bersama supaya beliau dibebaskan dari azab kubur dan api neraka serta amal ibadah almarhum diterima oleh Allah SWT dan ditempatkan di surga, ” harapnya. (wol/aa/data3)

editor AUSTIN TUMENGKOL

The post Musa Rajekshah: Almarhum Berkata Umur dan Pengetahuan Untuk Semua Makhluk first appeared on Waspada Online | Pusat Berita serta Informasi Medan Sumut Aceh.