MK Tindaklanjuti Dua Permohonan Uji Materi UU Cipta Kerja


Foto: ANTARA/HAFIDZ MUBARAK A

agregasi

JAKARTA, Waspada. co. id – Mahkamah Konstitusi (MK) memastikan menindaklanjuti dua permohonan uji materi Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja yang telah teregister pada Senin 12 Oktober 2020 sesuai dengan prosedur dan hukum acara.

“Ya, ditindaklanjuti sesuai prosedur dan hukum acara, ” ujar Juru Bicara MK Fajar Laksono Soeroso saat dihubungi KORAN SINDO & MNC News Portal di Jakarta, Selasa (13/10/2020) sore.

Diketahui permohonan pertama, didaftarkan jam 08. 45 WIB, Senin 12 Oktober 2020. Pokok perkara yaitu pengujian materiil UU Cipta Kegiatan terhadap UUD 1945. Pemohonnya tercatat dua orang yaitu Dewa Putu Reza dan Ayu Putri. Aplikasi yang diajukan Dewa dan Indah diterima Kepaniteraan MK dengan No. Tanda Terima: 2034/PAN. MK/X/2020. Pada dalam berkas permohonan, tercantum Memuja bekerja sebagai karyawan kontrak & pekerjaan Ayu adalah freelance.

Permohonan kedua, didaftarkan memukul 08. 59 WIB, Senin 12 Oktober 2020. Berkas diterima Kepaniteraan MK dengan No. Tanda Terima: 2035/PAN. MK/X/2020. Pokok perkaranya yakni ‘Pengujian Materiil Undang-Undang Nomor … Tahun 2020 tentang Cipta Kegiatan terhadap UUD 1945’. Perkara tersebut dimohonkan oleh Dewan Pimpinan Tengah Federasi Serikat Pekerja Singaperbangsa (DPP FSPS) yang diwakili oleh Deni Sunarya selaku Ketua Umum dan Muhammad Hafidz selaku Sekretaris Umum.

Fajar melanjutkan, sesudah diterima oleh Kepaniteraan MK oleh karena itu dua berkas permohonan tersebut akan diverifikasi kelengkapan permohonan. Kalau telah lengkap, maka diregistrasi.

“Sesudah itu, memutar lama 14 harus sudah diselenggarakan sidang pendahuluan. Dan seterusnya, tingkatan sesuai dengan yang selama tersebut berlangsung di MK, ” ucapnya.