Memahami Virus Corona Varian Perdana Asal Malaysia, Menular sebab Anjing

JAKARTA, Waspada. co. id – Pengkaji menemukan virus corona perdana asal Malaysia yang menular ke manusia dari anjing.

Dengan begitu, saat ini ada delapan virus corona yang terkonfirmasi bisa menginfeksi manusia. Akan tetapi varian virus corona tersebut adalah yang pertama ditularkan dari anjing kepada pribadi.

Saat ini terdapat tujuh jenis virus corona yang diketahui. Virus corona tunggal adalah virus yang menjangkiti binatang. Namun, beberapa virus corona ini lantas bisa menular ke manusia.

Sebelum pandemi Covid-19 akibat virus corona SARS-CoV-2, beberapa virus corona yang menular dari binatang tak sampai menimbulkan wabah. Virus corona SARS-CoV-2 bisa menjelma pandemi lantaran virus mudah-mudahan menular antar manusia & bisa menimbulkan kematian.

Virus corona Malaysia
Virus corona yang terkonfirmasi bisa menular ke manusia sejak anjing tadi dinamakan CCoV-HuPn-2018. Virus ini didapat sejak hasil penelitian dari seorang anak yang dirawat akibat gejala pneumonia pada 2018 di Malaysia seperti dikutip The Independence .

Tetapi, saat ini belum dipastikan apakah virus ini bisa menjadi ancaman serius bagi manusia. Tapi, hasil pengkajian mereka menekankan pentingnya mencetak berbagai virus yang bisa menular dari hewan ke manusia.

Menuntut ini juga tidak membuktikan kalau pneumonia yang menerbitkan anak itu dirawat pada rumah sakit disebabkan sebab virus corona dari asu tadi. Sehingga, kemungkinan virus corona baru ini tidak menular antar manusia.

“Kita harus membongkar-bongkar hal-hal ini (virus yang menular dari hewan ke manusia). Jika kita dapat tahu lebih awal dan mengetahui bahwa virus ini berhasil menular ke bani adam, maka kita dapat mengatasi sebelum menjadi virus pandemi, ” jelas Dr Gregory Gray, epidemiolog dari Universitas Duke yang menjadi salah satu penulis studi itu bagaikan dikutip The New York Times .

Para ulung memang sudah lama cakap kalau virus corona mampu menginfeksi anjing. Tapi, belum ada bukti virus corona anjing bisa menginfeksi bani adam. Mereka juga belum yakin virus corona yang menginfeksi anak itu berasal lantaran anjing, sebab bisa siap anak itu tertular lantaran hewan lain seperti kucing.

Asumsi virus corona berasal dari asu muncul setelah mereka menjumpai hasil tes swab lawas. Hasilnya, virus pada bani itu mirip dengan virus corona pada anjing. Jiwa anak sendiri hidup di daerah yang bebas berinteraksi dengan hewan domestik dan hewan liar.

Penelitian ini dimulai Juni tahun lalu saat pandemi merebak. Mereka menguji sampel-sampel lawas dari pasien-pasien dengan sempat dirawat dengan petunjuk pneumonia di Sarawak, Malaysia, pada 2017 dan 2018.

Untuk mengambil, tim peneliti mengirim sampel genom itu ke virolog dan dokter hewan pada Universitas Ohio State, Dr Anastasia Vlasova. Hasilnya, buatan genom itu memang mengandung virus corona anjing varian baru yang mengalami mutasi.

Meski serupa itu, masih terlalu awal untuk meyebut virus ini menjelma ancaman bagi manusia. Hanya saja, para peneliti bersikap hati-hati agar tidak dikejutkan dengan virus yang langsung menjadi wabah. (cnnindonesia/ags/d2)