Lapisan Satgas Covid-19 DPR Minus PKS dan Demokrat

JAKARTA, Waspada. co. id – Satgas Melayani Covid-19 DPR telah mengeluarkan susunan pengurusnya. Sekjen PPP Arsul Sani yang ditunjuk sebagai anggota Lembaga Pengawas Satgas membenarkan susunan pemimpin yang beredar.

Dia menjelaskan, sejak awal memang Satgas tersebut inisiatif perorangan lintas fraksi. Nama yang terdaftar sebagai pengelola hanya inisiator. Arsul mengatakan, Satgas bukan alat kelengkapan dewan sehingga tak perlu semua perwakilan bagian.

“Satgas itu ide orang perorangan lintas fraksi. Yang jadi pengurus itu kebetulan para inisiator pertama saja, ” kata pendahuluan Arsul, Senin (13/4).

Arsul mengatakan, Satgas terbuka kalau ada anggota fraksi di DPR yang mau mendaftar. Termasuk PKS dan juga Demokrat.

“Ya tinggal temen-temen yang ingin masuk struktur menyampaikan saja kepada Koordinator, Pak Sufmi Dasco. Sejak fraksi manapun terbuka kok, ” ujarnya.

PKS Lestari Dukung Meski Tak Ada pada Satgas Covid-19

Di dalam susunan pengurus yang beredar, tak ada perwakilan dari Fraksi Demokrat dan PKS. Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini mengatakan sejak depan pihaknya tak mendengar pembentukan Satgas Lawan Covid-19 tersebut.

“Iya enggak masuk, dan kita enggak tahu juga dasar pembentukannya serta mekanismenya. Kayaknya juga. Jadi itu satgas koalisi kali tidak satgas DPR, ” ujar Jazuli kepada wartawan, Senin (13/4).

Dia mengatakan, Satgas itu inisiasi pribadi bukan mewakili institusi DPR. Namun, PKS apresiasi kiprah tersebut. Jazuli menegaskan, kendati tak ikut dalam Satgas, PKS telah turut membantu masyarakat dalam pengerjaan Covid-19 dengan melakukan pemotongan upah dalam dua bulan terakhir. Had menolak rapid test yang awal direncanakan untuk anggota dewan.

“Buat PKS masuk enggak masuk ke Satgas tersebut, PKS tetap apresiasi semangat temen-temen dengan peduli terhadap Covid-19, karena harusnya sudah dari awal DPR membuktikan keberpihakannya pada rakyat dalam bertemu wabah Covid-19 ini, ” prawacana Jazuli.

Sementara tersebut, Waketum Demokrat, Syarief Hasan, serupa mengaku tak tahu soal pendirian Satgas Covid-19 tersebut. Dia menyatakan tidak masalah Demokrat tidak dilibatkan karena berdasarkan instruksi Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), para-para kader sudah turun membantu.

“Jadi bagi Partai Demokrat, ada atau tidak adanya saya di dalam Satgas Covid-19 DPR tidak masalah. Karena kami sudah melakukan gerakan masif, gerakan nasional melawan Covid-19, ” kata Syarief.

Susunan Pengurus

Berikut susunan pengurus Satgas Lawan Covid-19 DPR:

Dewan Pengawas
Ketua: Puan Maharani (PDIP)
Anggota: Teragung Syamsudin (Golkar)
Rachmat Gobel (Nasdem)
Asrul Sani (PPP)

Koord Satgas: Sufmi Dasco Ahmad (Gerindra)
Wakil Koordinator: Ahmad Sahroni (Nasdem)
Kepala Staf dan Sekretaris: Suci Sari (Gerindra)
Deputi Keuangan: Sari Yulianti (Golkar)

Deputi Operasi: Adies Kadir (Golkar)
Deputi SDM kesehatan dan Relawan: Amir Uskara (PPP)
Deputi Hubungan Antar Lembaga: Emanuel Mekindes Lakalena (Golkar)
Utusan Hubungan Luar Negeri: Wihadi Wiyanto (Gerindra)
Deputi Penerangan Klub: Arteria Dahlan (PDIP)
Deputi Hukum dan Advokasi: Habiburokhman (Gerindra)
Deputi Pengawasan Internal: Ahmad Rizki Sadiq (PAN)
Utusan Informasi Strategis: Faisol Reza (PKB)
Deputi Logistik: Mochamad Nabil Haroen (PDIP)
Deputi Koord. Satgas Daerah: Fauzi H. Amro (Nasdem). (merdeka/ags/data3)