Kemenhub: Sewa Helikopter Untuk Mudik Juga Dilarang


Ilustrasi

JAKARTA, Waspada. co. id – Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Novie Riyanto, memastikan petunjuk larangan penerbangan mudik di zona Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tidak hanya berlaku untuk penerbangan angkutan niaga berjadwal. Larangan mudik juga berlaku untuk angkutan sewa atau carter pesawat termasuk helikopter.

“Kalau kepentingannya buat mudik, tentu kami larang. Namun kalau untuk hal-hal yang dikecualikan, itu tidak masalah, ” kata Novie, Sabtu (25/4).

Novie merincikan penerbangan yang dikecualikan itu meliputi penerbangan untuk kepentingan kenegaraan seperti pimpinan lembaga tinggi atau tamu negara. Kemudian, tuk operasional kedutaan besar, konsulat jenderal, dan konsulat asing serta perwakilan organisasi internasional di Indonesia.

Selanjutnya, penerbangan lain yg dibolehkan beroperasi adalah penerbangan khusus repatriasi yang melakukan pemulangan warga negara Indonesia (WNI) maupun asing (WNA). Juga untuk operasional penegakan hukum, ketertiban, dan pelayanan darurat.

Untuk penerbangan buat operasional angkutan kargo dan operasional lainnya. Novie menjelaskan penerbangan lain-lain itu boleh dilakukan selama mendapatkan izin dari Kementerian Perhubungan.

Adapun aturan ini berlaku sampai masa pelarangan mudik berakhir. Rencananya, aturan tersebut berakhir dalam 31 Mei mendatang. Namun, petunjuk bisa diperpanjang dengan menyesuaikan kondisi di lapangan. (wol/aa/tempo/data2)

editor AUSTIN TUMENGKOL