Kejadian COVID-19 Terus Meningkat, Ini Metode Pemerintah Temukan Sumber Penyebaran


Jubir Pemerintah dalam Penanganan Covid-19 (Foto: BNPB Indonesia/Youtube)

agregasi

Waspada. co. id – Total kasus COVID-19, terus meningkat setiap harinya. Menurut data yang diperoleh pada Rabu (22/4/2020), terdapat sebesar 7. 418 kasus positif COVID-19 di Indonesia, 913 dinyatakan segar dan 635 lainnya meninggal negeri.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, mengatakan peningkatan jumlah kasus COVID-19 ini harus ditangani dengan sebaik mungkin. Oleh sebab itu negeri berupaya menemukan sumber penyebaran COVID-19 dengan beberapa cara utama.

Salah satunya dengan mengabulkan pemantauan pada setiap orang yang memiliki riwayat bepergian dari daerah epicenter baik di luar maupun dalam negeri. Yuri mengimbau supaya masyarakat yang berasal dari daerah epicenter untuk sadar diri.

“Meskipun tidak ada keluhan sakit apapun, atau ada keluhan batuk, demam yang ringan. Sadari bahwa berpotensi membawa virus tersebut. Oleh karena itu lakukan isolasi diri selama 14 hari secara tetap di rumah, dan gunakan masker serta menjaga jarak, ” terang Yuria dalam siaran tepat di Graha BNPB, Rabu (22/4/2020).

Selain itu pemerintah juga akan melakukan penelusuran relasi dari pasien COVID-19 yang terkonfirmasi positif laboratoriumnya melalui PCR. Pasien yang tengah dirawat di vila sakit atau sedang melaksanakan isolasi mandiri juga akan terus diselidiki kontak fisiknya.

“Kementerian desa telah mengeluarkan kebijakan dengan menyiagakan desa, kelurahan atau negeri dengan membentuk relawan-relawan desa. Itu menyiapkan tempat-tempat isolasi, tempat karantina untuk masyarakat desa yang berisiko, ” lanjutnya.

Dengan melakukan koordinasi dengan aparat desa lainnya, tokoh masyarakat, tokoh agama, Babinsa dan Babinkamtibnas serta perawat desa. Yuri berharap cara ini bisa membangun desa menjadi penangkal pertahanan COVID-19 yang mandiri serta efektif berbasis pada kekuatan masyarakatnya sendiri.

Sekadar fakta, Akumulasi orang dalam pengawasan (ODP) pada Rabu (22/4/2020) sebanyak 193. 571 orang dan sebagian tinggi dari pemantauan ODP sudah jadi. Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 17. 754 orang. Mereka sedang dirawat dan menunggu buatan pemeriksaan real time PCR.

Sebaran pasien sembuh terbanyak ada di Jakarta sebanyak 322 orang, Jawa Timur 101 karakter, Sulawesi Selatan 75 orang, Jawa Barat 79 orang, dan Jawa Tengah 54 orang. Keseluruhan akumulasi pasien sembuh pada 34 daerah di Indonesia adalah 913 pasien.