Kebijakan Malaysia Makin Panas! PM Muhyiddin “Ngemis” Dukungan sudah Ditolak Oposisi

PUTRAJAYA, Waspada. co. id – Situasi kebijakan Malaysia makin memanas. Saat ini, pihak oposisi tetap bersitegang untuk menarik dukungannya sejak Perdana Menteri (PM) Muhyiddin Yassin di saat PM Malaysia itu meminta dukungan mereka.

Mengutip Reuters , dalam sebuah pidato Jumat (13/8), Muhyiddin mengakui buat pertama kalinya bahwa ia tidak memiliki mayoritas dalam parlemen. Ia pun mendesak anggota parlemen oposisi untuk mendukungnya dalam mosi membenarkan.

Ia menyatakan hal ini penting dalam penanggulangan Covid-19 di negara itu. Sebagai imbal pulih, Muhyiddin menjanjikan tujuh tawaran kepada para pemimpin kelompok oposisi.

Diantara tujuh penawaran tersebut ialah pembatasan masa jabatan Perdana Menteri menjadi maksimal dua periode, dengan satu kurun lima tahun, pengajuan RUU Anti Lompat Partai, beserta mengurangi batasan usia pemilih dari semula 21 tahun menjadi 18 tahun.

“ Ini ialah kali pertama dalam kenangan Malaysia seorang Perdana Gajah mengakui ia telah kehilangan suara mayoritas, tapi terus mencari dukungan, ” menurut keterangan resmi Pakatan Jalan.

“ Pakatan Harapan telah mengambil perilaku untuk menolak keras semua tawaran tidak tulus sebab Tan Sri Muhyiddin yang seharusnya dilakukan lebih mula dan bukan pada akhir kehidupan politiknya. ”

Penolakan juga disampaikan oleh Presiden UMNO Bapak Seri Ahmad Zahid Hamidi dan Presiden Pejuang Negara, Mukhriz Mahathir.

“ UMNO tidak mampu mempertimbangkan tawaran dari seseorang yang tidak lagi mempunyai legitimasi, ” kata Ahmad Zahid dalam keterangan resmi.

Ahmad pula menyarankan masyarakat untuk pasti tenang sampai Yang di-Pertuan Agong melakukan tanggung pikiran konstitusionalnya berdasarkan Pasal 40 (2) untuk mengangkat perdana menteri baru dari antara anggota DPR.

Penolakan lain disampaikan sebab Majelis Kepresidenen Pakatan Harapan Anwar Ibrahim (Presiden Partai Keadilan Rakyat), Hj Mohamad Sabu (Presiden Partai Lurus Negara), dan Lim Guan Eng (Presiden Partai Kesibukan Demokratik atau DAP) di pernyataan pers di Ambang Lumpur, Sabtu.

Selain itu, penolakan yang sama disampaikan oleh Mohd Shafie Apdal (Presiden Kelompok Warisan), Syed Saddiq Syed Abdul Rahman (Presiden Kelompok Aliansi Demokrat Malaysia/MUDA), Gres Bian (Presiden Partai Perserikatan Sarawak/PSB) dan Wilfred Madius Tangau (Presiden United Progressive Kinabalu Organization/UPKO).

Parlemen Malaysia sendiri dijadwalkan menggelar pemungutan suara untuk mosi tidak percaya kepada Perdana Menteri Muhyiddin Yassin pada 7 September mendatang. (cnn/cnbc/d2)

The post Politik Malaysia Makin Panas! PM Muhyiddin “Ngemis” Dukungan usai Ditolak Oposisi first appeared on Waspada Online | Pusat Berita serta Informasi Medan Sumut Aceh.