Hasyim: Jelang Pilkada Suhu Politik dalam Medan Masih Adem


Kepala DPRD Medan, Hasyim SE. (WOL Photo)

MEDAN, Waspada. co. id – Jelang pemilihan kepala daerah 9 Desember 2020 mendatang, suhu politik di Kota Medan biasa selalu, tidak ada gejolak seperti dengan didesas-desuskan masyarakat. Pernyataan itu diutarakan Ketua DPRD Medan Hasyim SE, usai menghadiri rapat paripurna Agenda Peraturan Daerah Kota Medan tentang Pencabutan Peraturan Daerah Kota Zona Nomor 1 tahun 2013 menantang Pinjaman Daerah.

“Terbukti, kondisi ini terlihat hingga sekarang kedua kubu saling hormat meluhurkan. Di media sosial (medsos) biar tidak ada dari kedua pertahanan saling melontarkan kalimat-kalimat negatif, semuanya saling menaati tatanan persatuan & kesatuan, ” katanya.

Menurutnya, sikap yang ditunjukan kedua calon Wali Kota dan Pengantara Wali Kota Medan tersebut agar dapat dicontoh semua pihak ke depannya. “Kita adalah sama secara satu tujuan untuk Kota Kawasan yang lebih baik lagi. Oleh sebab itu mari kita doakan semoga pengamalan Pilkada berjalan sukses, ” pintanya.

Politisi PDIP ini juga meminta semua elit-elit politik di Kota Medan agar saling bahu membahu memberikan edukasi kepada masyarakat soal perpolitikan, sehingga klub tidak buta tentang politik.

“Perlu sekali edukasi perpolitikan untuk masyarakat supaya memahami apa itu politik. Sehingga tidak menimbulkan image negatif soal politik, ” ujarnya.

Di samping itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan tersebut juga mengharapkan para elit-elit kebijakan di Kota Medan supaya menganjurkan pencerahan kepada masyarakat terkait cermin hidup selalu menaati protokol kesehatan tubuh (prokes).

“Jika prokes selalu diterapkan di tengah-tengah bangsa, itu berarti memutus mata ikatan penularan Virus Corona. Untuk itu, peran kita selaku elit politik mengajak konstituennya terus menaati prokes baik di lingkungan keluarga, tetangga dan lingkungan masyarakat, ” imbuhnya.

Hasyim berharap, dalam tempat pemungutan suara (TPS) wajib menerapkan prokes sebagaimana diatur di PKPU. “Cara itu dilakukan biar tidak timbul kluster-kluster baru nantinya, ” pungkasnya. (wol/mrz/d2)

Editor: SASTROY BANGUN