Gatot Nurmantyo: Tingkatkan Lapangan Kerja, Bahan Omnibus Law Mulia


Memotret: Jenderal Gatot Nurmantyo (Ist)

agregasi

JAKARTA, Waspada. co. id – Mantan Panglima TNI Jenderal (purn) Gatot Nurmantyo menilai kalau, keberadaan Omnibus Law Undang-Undang (UU) Cipta Kerja memiliki tujuan dengan mulia.

Presidium Liga Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) tersebut mengatakan, keberadaan UU tersebut justru dibutuhkan untuk memudahkan iklim investasi dan meningkatkan lapangan kerja segar bagi masyarakat.

“UU ini saya tahu tujuannya benar mulia, karena dengan demikian investasi akan datang kemudian roda ekonomi berputar, eksport banyak, pajak mendalam banyak kembali lagi ke maayarakat sehingga sandang pangan papan mampu (terpenuhi), ” kata Gatot zaman diskusi di akun YouTube Refly Harun berjudul ‘Curhat Gatot’ seperti dilihat Okezone, Jumat (16/10/2020).

Gatot menceritakan masa-masa dirinya masih menjabat sebagai Panglima TNI. Saat itu kata dia Pemimpin Joko Widodo tengah berfikir tulang untuk meningkatkan investasi di Indonesia. Namun disisi lain banyak aturan yang tumpang tindih.

Dari sana kata Gatot, penuh investor yang khawatir dengan patokan yang tumoang tindih tersebut sehingga iklim investasi terhambat. Karena itu Omnibus Law menjadi solusi yang pas untuk memberikan kepastian untuk para pengusaha.

“Maka diperlukan satu UU yang merangkum semuanya menjadi UNDANG-UNDANG yang birokrasinya lebih simple, tepat, kemudian ada jaminan investasi lalu apartur bersih akuntabel. Seorang pengusaha itu yang diperhatikan adalah kepastian hukum dan kepastian kedepannya, ” ungkapnya.

Akan namun kata Gatot, pelaksanaan pembentukan Omnibus Law sendiri yang dilakukan invalid terbuka dan senyap menimbulkan kecurigaan di masyarakat. Belum lagi sebesar pasal yang dirasa memberatkan kawanan buruh.

“UU buat meningkatkan investasi harus ada namun yang diatur ini kan tersedia pengusaha ada buruh. Nah susunan pengusaha dan buruh tidak dapat ada garis kaya mau konflik, pemisah kemudian tidak boleh berat sebelah. Harusnya dilihat kita perlu pengusaha perlu buruh, ” tandasnya.