dua Orang ASN DPRD Medan Pasti Covid-19


Foto: Waspada. co. id

MEDAN, Perdata. co. id – Pasca pemerintah melonggarkan aktivitas para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk berpergian ke luar daerah maupun provinsi, angka terpapar Covid-19 tetap meningkat.

Seperti halnya yang terjadi di lingkungan Tata usaha DPRD Medan. Di mana tersedia 1 orang dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil swab. Diketahui ASN tersebut bernama Lili Carolina Batubara yang saat ini menjabat Kassubag Risalah dan Persidangan dan satu orang lagi inisial HS sedang menunggu hasil swab.

Pelaksana Tugas Sekretaris DPRD Medan, Hj Alida, ketika dikonfirmasi terkait hal itu membenarkannya. Dijelaskan kalau, sebelumnya Lili memiliki riwayat penjelajahan ke Kota Bandung. “Beberapa pekan yang lalu, Lili sempat ke Bandung untuk menghadiri wisuda perut anaknya yang lulus IPDN, ” jelasnya, Senin (10/8).

Lebih lanjut Kabag Persidangan dan Perundang-undangan DPRD Kota Medan mengutarakan, seusai pulang dari Bandung, Lili mengalami demam tinggi. “Setelah kembali dari sana sempat demam agung. Awalnya dikira hanya demam pelik rupanya tidak. Akhirnya di periksa, swab dan positif, ” bebernya.

Alida menyebut, status Lili saat ini dalam suasana baik. Menurutnya, covid-19 bukanlah salah yang harus ditutupi, jadi tak perlu malu ketika terjangkit. “Saya bilang sama beliau, banyak berdoa. Mudah-mudahan sembuh, ” sebutnya.

Advertisement

Masih kata Alida, selain Lili ada lagi seorang Kasubbag lain di Sekretariat yang sedang menjalani isolasi di salah mulia rumah sakit. “Kalau yang satu lagi saya kurang tahu. Akan tetapi yang saya dengar belum keluar hasil swab-nya, ” jelasnya sejak informasi yang diterima.

Alida menyebut, meskipun adanya ASN yang dinyatakan Covid-19, aktivitas pada gedung DPRD Medan masih berjalan seperti biasa. Namun, ke ajaran ia berencana untuk mengurangi pekerjaan ASN dan PHL.

“Jam kerja rencana mau dibuat shift, menghindari kerumuman. Nanti akan dibuat aturannya. Hari ini segenap ruangan sudah disemprot cairan disinfektan, ” urainya seraya menyebut belum memastikan menutup atau menghentikan seluruh operasional di gedung DPRD Zona. (wol/mrz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN