Catat Hampir 8 Ribu Membangun Corona, Kasus Harian Covid Malaysia Salip Indonesia & Tertinggi di ASEAN

KUALA LUMPUR, Waspada. co. id – Malaysia balik mencatat rekor tertinggi transmisi harian infeksi virus corona dengan 7. 857 peristiwa dan 59 kematian di dalam Kamis (27/5).

Jumlah itu menjadikan Malaysia sebagai negara dengan urusan harian corona tertinggi pada Asia Tenggara saat ini, mengalahkan Indonesia dan Filipina yang kerap mencatat nilai penularan harian tertinggi.

Dalam hari yang sama, Nusantara dan Filipina mencatat 6. 278 dan 5 ribu kasus baru.

Ini merupakan hari ketiga di mana Malaysia berturut-turut mencatat rekor infeksi Covid-19 harian melebihi 7. 000 kasus.

Wilayah Selangor dan Sarawak memiliki kasus harian terbanyak yakni 2. 675 kasus dan 772 kasus. Sementara tersebut kasus baru corona di Ibu Kota Kuala Lendut mencapai 561 kasus.

Melansir The Star , Gajah Kesehatan Malaysia, Noor Hisham Abdullah, mengatakan saat ini ada sekitar 69. 408 kasus corona aktif pada Malaysia. Mayoritas pasien itu berusia 20-40 tahun.

Sebanyak 771 anak obat Covid-19 yang dirawat dalam rumah sakit dalam suasana kritis. Di sisi asing, sebanyak 4. 598 anak obat corona juga telah dinyatakan sembuh dalam 24 tanda terakhir.

Walaupun demikian, Indonesia masih menjelma negara ASEAN dengan jumlah kasus corona tertinggi yakni 1, 79 juta kejadian dengan 49 ribu janji.

Kemudian disusul oleh Filipina dengan 1, 2 juta kasus serta 20 ribu pasien wafat. Sedangkan Malaysia mencatat mutlak 541 ribu kasus dengan 2. 491 kematian.

Dikutip Reuters , meski total kasus corona Malaysia jauh lebih rendah dari Nusantara dan Filipina, tingkat penularan Covid-19 di Negeri Jiran menjadi tertinggi di Asia Tenggara berdasarkan rasio terhadap jumlah populasi.

Menurut data pemerintah, setidaknya 16 ribu orang terkena corona dari setiap satu juta populasi warga Malaysia.

Berdasarkan bahan Worldometer , sebanyak 6. 510 masyarakat Indonesia tertular Covid-19 lantaran setiap 1 juta warga. Sementara itu, sebanyak 10. 825 warga Filipina tertular Covid-19 dari setiap satu juta populasi. (cnn/d2)