Bobby Nasution Harus Mampu Benahi Pasar Tradisional

MEDAN, Waspada.co.id – Anggota Komisi III DPRD Medan, Irwansyah, menyebut semua pasar tradisional di Kota Medan perlu dibenahi. Langkah Wali Kota Medan Bobby Nasution memberi vaksin kepada para pedagang di beberapa pasar tradisional belum lama ini merupakan keputusan yang bagus, mengingat orang nomor satu di Kota Medan itu bisa tahu secara langsung kondisi dan situasi pasar.

Irwansyah mencontohkan kondisi Pasar Marelan. Masih banyak pedagang yang enggan masuk ke dalam pasar, dikarenakan suatu hal. Menurut politisi PKS ini, situasi seperti itu yang harus dibenahi Wali Kota Medan.

“Persoalan-persoalan di pasar tradisional cukup kompleks. Maka dari itu kita berharap Wali Kota Medan Bobby Nasution yang terpilih hari ini mencoba mengevaluasi Dirut PD Pasar atau Plt-nya. Masak dari 53 pasar tradisional hanya sedikit yang menyumbang PAD (Pendapatan Asli Daerah),” ungkapnya kepada Waspada Online, Selasa (2/3).

Irwansyah menambahkan, 53 pasar tradisional yang dimiliki Pemko Medan jika dikelola dengan baik punya potensi besar menyumbang pendapatan bagi pemerintah. Situasi dan kondisi pandemi Covid-19 sekarang ini, banyak pasar yang terkesan mati suri, seperti Pasar Petisah. Oleh karenanya, Pemko Medan bertanggung jawab untuk membangkitkan kembali geliat ekonomi di pasar-pasar tersebut.

“Banyak hal yang harus dibenahi di pasar tradisional. Baik itu infrastrukturnya, hingga aturan main dalam mengelola pasar,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan Irwansyah, saat ini PD Pasar masih dijabat oleh Plt Dirut. Wali Kota Medan harus mampu menempatkan pemimpin yang mempunyai visi dan misi dalam membangun pasar-pasar tradisional di Kota Medan, bukan sebagai ajang bagi-bagi jatah kursi pasca dilantik.

“Kalau itu terjadi (bagi-bagi kursi), kita berharap Wali Kota Medan terpilih hari ini harus berbasis kompetensi. Jangan mengulangi kesalahan lama. Belajarlah dengan kota-kota yang lebih dulu melakukan perbaikan. Misalnya pasar seperti PD Pasar Jaya di Jakarta dan perusahaan daerah yang ada di Surabaya,” sarannya.

“Pemko Medan harus melihat itu (PD Pasar Jaya dan Surabaya), kemampuan manjerial yang bagus, kemasan yang bagus dan tata kelola pasar-pasar yang menjanjikan secara ekonomis,” pungkasnya.(wol/mrz)

Editor: SASTROY BANGUN