Awas! Ada Varian Baru Covid E484K di Indonesia serta Lebih Cepat Menular

JAKARTA, Waspada. co. id – Satuan Suruhan (Satgas) Penanganan Covid-19 mewanti-wanti masyarakat potensi munculnya pergantian virus SARS-CoV-2 varian E484K di Indonesia. Berdasarkan penelitian, varian corona itu dinilai lebih cepat menularkan virus.

“Varian E484K merupakan hasil mutasi dari varian B117. Mutasi E484K pada protein spike ialah mutasi yang sama sesuai yang ditemukan di Afrika Selatan dan Brasil. Bersandarkan hasil penelitian, varian ini lebih cepat menular, ” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers dengan disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (1/4).

Dengan temuan varian itu, Wiku meminta masyarakat untuk tidak lengah dalam menerapkan protokol kesehatan 3M yang meliputi memakai masker, membasuh tangan, dan menjaga jangka.

Sementara negeri, lanjut Wiku, akan mencari jalan memperbanyak teknik pencarian strain virus menggunakan metode Whole Genome Sequencing (WGS).

Ia juga mengecap pemerintah akan lebih memperketat pengawasan dan screening dalam pintu-pintu masuk kedatangan WNA maupun WNI ke Nusantara.

“Masyarakat diminta untuk tetap mematuhi aturan kesehatan dalam setiap acara yang dilakukan sebagai cara mencegah terjadinya penularan, ” pungkasnya.

Lembaga Kesehatan Dunia (WHO) sebelumnya menyampaikan bahwa perubahan di dalam materi genetik virus sanggup mempengaruhi sifat virus, bagaikan penularan, misalnya dapat merembet lebih atau kurang barangkali atau tingkat keparahan, misalnya dapat menyebabkan penyakit dengan lebih atau kurang berat.

Dalam peristiwa ini, varian E484K dikenal membuat virus dapat menghindari antibodi yang menetralkan virus asli.

Sekalipun demikian, WHO menyampaikan jika satu diantara dari vaksin benar kurang efektif terhadap satu atau lebih varian, dimungkinkan untuk mengubah komposisi vaksin agar tetap efektif. (cnn/pel/data3)