Airlangga Ungkap Alasan Pemerintah Perpanjang PPKM Luar Jawa-Bali

JAKARTA, Perdata. co. id – Negeri resmi memperpanjang Pemberlakuan Penyekatan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Lapisan 4, level 3 & Level 2 di daerah luar Jawa-Bali mulai 10 – 23 Agustus 2021.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bagian Perekonomian Airlangga Hartarto zaman memberikan keterangan terkait Evaluasi dan Penerapan PPKM melalui siaran kanal YouTube Tata usaha Presiden, Senin (9/8).

“ Sesuai suruhan Presiden, khusus di sungguh Jawa Bali akan diberlakukan perpanjangan 2 minggu anggal 10 – 23 Agustus, ” ungkap Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Cakupannya yaitu 45 kabupaten kota masuk dalam bagian level 4. Selanjutnya tersedia 302 kabupaten kota untuk level 3 dan 39 kabupaten kota untuk tangga 2.

Airlangga menjelaskan, perbedaan waktu perpanjangan PPKM antara Pulau Jawa-Bali dan wilayah luar Jawa-Bali karena adanya perbedaan urusan Covid-19 hariannya.

“ Karena memang berbeda di Pulau Jawa yang sudah menurun maka dalam luar Jawa ini sebab Kepulauan dan wilayahnya merata maka akan diperpanjang semasa 2 minggu, ” cakap Airlangga.

Dia pun menjelaskan, perpanjangan PPKM ini akan diberlakukan dalam level tertentu.

Yakni, level 4 bakal diberlakukan di 45 Kabupaten/kota, Level 3 diberlakukan pada 302 Kabupaten/kota yang terdiri dari sebagian level assesment 3 dan sebagian tangga assesment 4.

“ Kemudian di lapisan 2 ada 39 Kabupaten/kota, ” jelas Airlangga.

Menko Airlangga menyimpan telah terjadi kenaikan peristiwa aktif Covid-19 di asing Jawa-Bali yang menyumbang satu, 24 persen kasus nasional selama bulan Agustus. Tengah itu, kasus di Jawa-Bali mengalami penurunan hingga -27, 08 persen.

“ Data per 1 Agustus sampai 9 Agustus kenaikan kasus aktif dalam luar Jawa-Bali terjadi penggandaan 1, 24 persen. Total per 9 Agustus, kasus aktif Jawa-Bali berkontribusi 53, 5 persen. Sedangkan kejadian di luar jawa berkontribusi 46, 5 persen lantaran jumlah kasus aktif secara nasional. Jawa-Bali berkontribusi 53, 5 persen dan luar Jawa-Bali berkontribusi 46, 5 persen dari total urusan aktif nasional, ” cakap Airlangga.

Negeri juga mengubah sedikit metode untuk level 4, yaitu dengan membuka 100% pabrik orientasi ekspor dan penunjangnya, namun tetap harus prokes ketat. Jika ditemukan klaster maka ditutup 5 keadaan.

Tempat ibadah juga diperbolehkan buka dengan 25% kapasitas atau 30 orang. Tetap juga harus dipastikan prokes berjalan selektif.

Untuk diketahui, dilihat dari perkembangannya, jumlah nilai positif Covid-19 semakin menurun berkat PPKM. (wol/pel/data3)

Editor AGUS SARI

The post Airlangga Ungkap Tanda Pemerintah Perpanjang PPKM Sungguh Jawa-Bali first appeared on Waspada Online | Tengah Berita dan Informasi Medan Sumut Aceh.